Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Do'a Cinta Sang Bidadari


..................................................................
Dalam Kitab Maraasilnya
diriwayatkan
Doa bidadari untuk para suami mereka di dunia
inilah doa itu

Sesungguhnya para bidadari berdoa untuk para suami
mereka saat para suami mereka masih berada di dunia. Mereka berkata :

"Ya Allah, tolonglah dia dalam menjalankan agama; hadapkan dia dengan hatinya untuk taat kepada-Mu, dan sampaikan dia kepada kami, demi kemuliaan-Mu, wahai Rabb Maha Penyayang di antara semua yang penyayang"

Karena Bidadari Memiliki Kerinduan, kepada sosok ini
LELAKI SHOLEH

Karena setiap kita sudah dipersiapkan Allah SWT
Bidadari, yang akan menyambut kita di Surga

inilah yang menyebabkan mereka berdoa
kepada suaminya yang masih di dunia ini
agar tak terperosok ke neraka Jahanam....

Lihatlah Betapa sayangnya Allah padamu
Maka berbahagialah orang yang memiliki mimpi akan
bidadari itu..

Hingga hari-harinya ia sibukkan
untuk meninggikan kalimat Allah SWT

Alquran dan Hadis Nabi, banyak sekali mengambarkan Wanita Surga ini
yang kita kenal dengan nama Bidadari

Maka mendapatkan Bidadari Surga adalah Keharusan
setiap Laki-laki

Maka menjadi Suami yang sholeh adalah jalan ke surga
Maka menjadi ayah yang baik adalah jalan itu

Sahabat
Percayalah, ada bidadari yang mengintipmu
menunggumu
dalam doa
dalam harap
di langit sana
di Surga Alloh Yang Maha Indah....

Jadikan Kesholehanmu sebagai Maharnya

Sebelum Jiwanya Beku, Selamatkan Cintanya


.................................................................
Semilir angin,perlahan masuk lewat pintu rumahmu
Kesejukan seharusnya menjadi suasana
Tapi yang ada hanya
Kegerahan dalam hati
Kegersangan dalam jiwa

Bergerak, tapi kaku
Bergerak tapi beku

Lihatlah cahaya matanya
Tak ada lagi api jiwa disana

Basa-basi hanya sekedarnya
Tidur berpaling punggung
Tak ada lagi sapaan cinta

Ketika suasana ini
Tak terkendalikan
Maka yang ada hanya pertengkaran
Maka yang ada hanya airmata
Airmata istrimu
Airmata anak-anakmu

Tertekan
Itu kata paling tepat menggambarkan suasana ini

Jika tak terkendalikan lagi
Maka lisan baik disengaja atau tidak
Akan mengeluarkan kata ini
TALAK

Berakhirlah sudah pernikahan ini
Berakhirlah sudah cinta yang dibangun di atas harapan dan cita-cita

Inilah yang terjadi kepada orang-orang yang menikah
Tanpa konsep
Tanpa kematangan Jiwa

Inilah yang terjadi kepada orang-orang yang menaruh iman
Hanya ketika terjadi masalah
Menaruh akal
Ketika suasana sudah tak bisa dikendalikan lagi

Inilah yang terjadi kepada orang-orang yang tenggelam dalam maksiat
Tak mampu menjaga hati
Tak mampu menjaga mata
Menebarkan pesona yang disaat itu Allah menatap dengan tidak suka

Sahabat
Jangan pernah sekalipun engkau menyakiti jiwa yang telah Allah halalkan kehormatannya untukmu
Jangan pernah….

Terlalu hina bagi laki-laki
Yang sering membuat istrinya menangis

Mengakulah salah jika engkau memang salah
Berjanjilah kepada dirinya
Engkau akan lebih baik lagi

Percayalah Hati istrimu
Lebih luas dari samudra
Maka maaf ikhlas dari hatinya akan terbit
Seiring dirinya melihat cahaya kejujuran dan kesungguhan dimatamu
Maka perasaan nya akan mengatakan
Engkau sudah berubah
Engkau sudah tak berulah lagi

Engkau harus menyelamatkan jiwanya
Engkau harus menyelamatkan cintanya…
Engkau Harus menyelamatkan bahtera ini
Hingga ke dermaga indah bernama, SURGA

Katakanlah padanya
“Cinta, mulai saat ini aku hanya ingin menjadi Suami yang baik untukmu, dan anak-anak kita”

Percayalah Allah akan menurunkan ketentraman
Menterbitkan kembali cinta itu…

Dan kita tak melihat setan yang bertepuk tangan

Inilah kemenangan

Dalam Dekapan Lelaki Syurga




.........................
.......................................
Jam ½ 5 sore Hingga waktu Magrib selalu begitu
Setiap hari.
Inilah kebiasaan “aneh”teman saya
Setiap saya menjumpainya pada acara seminar
Atau meeting, dia selalu pulang pada jam-jam segitu.
Dia adalah rekan kerja saya
Pengusaha sukses, dengan omset Miliaran Rupiah

Jangan ganggu saya Ya Hamzah,katanya
Apapun kegiatannya , dia selalu izin untuk pulang ke rumah pada rentang jam itu.

Hingga diam-diam saya mengikutinya,
Subhannallah, ternyata pada rentang waktu itu
Dia pulang kerumah, hanya untuk ini
Mengajar mengaji anak-anak TPA di dekat rumahnya…
Allahu Akbar !!

Ketika saya tanyakan, mengapa melakukan itu
Bukankah dirinya, seorang owner , seorang pengusaha kelas kakap
Tapi masih mau mengajari, anak-anak tetangganya mengaji.
“Saya ingin punya amalan unggulan ya Hamzah” katanya lirih
Saya hanya bisa memeluknya
Takjub…!!

Istri dan anak-anaknya
Insya Allah telah merasakan dekapan Lelaki Surga.

)I(

“Ya Rabbana Masukkan Hamba, dalam kelompok orang-orang yang sedikit”
Inilah doa Umar bin Khattab
Karena bagaimana pun, orang-orang yang menjadi penolong Agama ini
Selalu sedikit jumlahnya
Orang-orang yang jujur dalam cita perjuangannya
Selalu sedikit jumlahnya

Suami yang menjaga perasaan istrinya
Adalah kelompok yang sedikit itu
Mereka selalu memuji kebaikan istrinya
Karena sadar, perjuangan Istrinya, tak sebanding
Dengan pengorbanan sang Istri

Istri merelakan Kehormatannya disentuh
Ketika dulu dia menutupnya dari semua pandangan orang
Ini adalah pengorbanan

Istri yang berjuang di ujung maut
Ketika melahirkan anak-anak kita’
Tanpa pernah meminta sedikit pun imbalan
Ini adalah pengorbanan.

Maka lelaki sholeh
Suami yang baik
Selalu menempatkan kenyamanan jiwa istrinya di atas segala-galanya
Mereka adalah golongan yang sedikit itu

Meringankan pekerjaan istrinya
Diam ketika istri marah
Dan meminta maaf ketika diri merasa salah
Dan selalu, bertutur kata lembut
Adalah karakter suami yang baik itu

Maka istri-istri yang mendapatkan suami seperti itu
Telah merasakan dekapan Lelaki Surga
Insya Allah

)I(

Di dalam Kereta Argo gede
Yang membawa saya ke Jakarta
Saya mengenalnya
Saya berbincang-bincang karena kebetulan saya satu tempat duduk dengan dirinya
Ketika saya meminta alamat rumahnya,dan alamat emailnya
Dia kesulitan mencari kertas, dan pulpen
Padahal saya jelas-jelas melihat di kantung kemejanya ada pulpen

Ketika saya tanyakan itu
Dia mengatakan ini Pulpen dari Kantor
Di gunakan hanya untuk urusan kantor
Dan saya belum mendapatkan izin, untuk digunakan untuk keperluan Pribadi.
Subhannallah…

Amanah..
Iya dia amanah
Disaat banyak orang tak amanah.
Inilah bagian dari golongan yang sedikit itu

Insya Allah, siapapun kelak yang menjadi istrinya (karena setahu saya dia belum menikah)
Akan merasakan dekapan Lelaki Surga
Amanah itu kata kuncinya

)I(

Lelaki Surga
Bukan sekedar Hitam Jidatnya
Bukan sekedar pandai bicara, berbungkus dakwah
Bukan….!!
Sama sekali bukan

Lelaki Surga
Adalah Lelaki yang baik dan santun pada Istrinya
Tak menyakiti hati istrinya

Lelaki surga adalah lelaki yang tahu mensyukuri kenikmatan Harta, ilmu dan Jabatan
Lelaki surga adalah lelaki yang amanah, lagi menepati janji.

Dalam dekapan mereka
Kelak akan kau temukan keteduhan jiwa
Dan kelapangan hati

Engkau akan selalu merasa tentram bersamanya
Engkau akan selalu tambah cinta padanya

Yang jelas
Jika engkau seorang Istri
Engkau akan merasakan dekapan Lelaki Surga yang merupakan suami mu itu
Dengan kata kunci ini

Iman dan Kesholehanmu bertambah……

Jika engkau merasakan sebaliknya
Mari bercermin pada nurani
Agar layar yang terkembang, tak tenggelam di lautan air mata….

Cinta Putih


..............................................................
Apa yang dibicarakan oleh semua manusia
di lintas zaman, dilintas sejarah
hanya kata ini
Cinta

suatu perbincangan yang tak pernah habis-habisnya
hingga kelak bumi menutup akhir kisahnya

Cinta adalah kata yang mewakili Perasaan
karena serpihan diri kita
terdiri dari rasa, terdiri gumpalan emosi, juga ada cinta disana

Cinta adalah Fitrah
dia hadir seiring hadirnya manusia di muka bumi ini

Cinta adalah nafas dari perasaan
dari kata ini kita mengenal
yang namanya sayang....
juga Mawaddah atau Gairah seksual...
semua lahir dari Cinta, dari ruh perasaan ini

Maka Fitrah ini harus kita bingkai
dengan dua Frame
agama, dan akal

agar tak meledak-meledak
tumpah, tapi meninggalkan noda

agar tak layu, tapi berumur muda

betapa banyak orang yang melampiaskan
semua rasa yang terkandung dalam kata ini
tapi di ujung kisah mereka hanya ada kekecewaan..

Maka jagalah Fitrah ini
Jagalah Cintamu
bingkai dalam satu cita rasa besar
Cinta karena Allah

Hingga ketika kita mencinta dirinya
semua karena kita sadar, kita ingin bersama dirinya
untuk mendekatkan kepada Allah..

Hingga ketika anak-anak hadir dari rahim istri kita
maka timbulah rasa sayang yang teramat sayang
karena kita sadar, anak adalah amanah
sekaligus bekal menghadap Allah

atau ketika istrimu marah
engkau masih bisa tersenyum
sadar, bahwa istri juga manusia
butuh pelampiasan rasa dalam bentuk amarah
maka tak ada lagi perceraian

Inilah Cinta yang di bingkai dalam Frame Agama dan Akal

inilah Cinta Putih sejatinya

Maukah engkau menjadi Istriku 2



Ah….Siapakah Gerangan Lelaki yang selalu muncul bersama angin shubuh itu

Semenjak kedatangannya, semua orang membicarakannya.

Bapak-bapak jadi semangat sholat shubuh.

Anak-anak selalu siap bada ashar hingga magrib

Hanya demi mendapatkan siraman hati dari jiwanya….

ku baca lagi diary teman jemariku berkata

benih-benih cintamu menyebar, bersama angin kerinduan, memekarkan bunga, di taman

hati kita, maka tak mungkin tidak, jika kau berkata...mau kah engkau menjadi Istriku....

ah, inilah rindu berbalut  cinta dalam hangatnya air mata doaku........

Insya Alloh Hari ini....

Jangan Jadi orang tua Durhaka


Persoalan Kita pada generasi saat ini sejatinya adalah




Bagaimana membuat kita menjadi orang tua yang sebenar-benarnya
Karena masalah anak kita saat ini, bukan dalam dimensi ruang
Tapi dimensi waktu

Banyak diantara kita gagal menjadi ayah yang baik
Menjadi ibu yang baik

Kita tak lebih dari sekedar pengasuh
Memberikan tempat tinggal
Makan
Dan pendidikan

Kita tak pernah memiliki jiwa anak itu
Hingga mereka tumbuh
Dengan menjadikan kita bukan sebagai figur panutan

Jadi tak pernah ada rindu pada anak itu
Kepada dirimu sebagai ayah
Atau sebagai Ibu

Maka nilai-nilai moral
Nilai-nilai spiritual
Jangan harap mengejewantah dalam diri anak itu

Iya kalau anak itu dijaga Allah
Dengan menjaga Fitrahnya
Jika tidak…!!!
Apa yang kau katakan ketika Allah menanyakan amanah ini

Inilah Kebangkrutan
Inilah Kegagalan Rumah Tangga
Cahaya itu redup di wajah Polos anakmu

Disinilah peranan seorang suami
Menjabarkan visi SurgaNya
Lalu peranan Istri adalah mengaplikasikan dalam Madrasah CintaNya
Seiring sejalan
Bersama.

Suami memiliki tsaqofah akan kewajibannya sebagai seorang Ayah, juga mengetahui hak-hak anak
Begitu pula dengan Istri
Inilah yang disebut Misi

Sahabat
Sebelum jiwanya hanyut
Segera engkau memuhasabah diri
Meluruskan kembali arah dan niat Rumah Tanggamu
Karena anak-anak sejatinya adalah energy dalam bahtera rumah tangga itu

Agar tak ada lagi air mata disudut jiwa polosnya
Agar tak ada lagi rindu, ketika engkau sedang menghadapi sakrataul maut

Tapi Yang Penting adalah
Engkau tak masuk dalam kategori
ORANG TUA DURHAKA

)I(hamzah)I(

Keringat Cinta Lelaki Senja itu...

 
Padamulah ku menaruh hormat,

pada pilumu yang basah

tapi wangi keringat itu

lebih wangi dari kasturi....

...
padanya Bidadari langit mengintip malu...

bersenandung berharap

agar Alloh menganugrahkan kepada mereka

pemilik keringat itu......

Padamulah ku menaruh simpati

ketika kulitmu terbakar matahari

ketika debu menutup wajahmu....

tapi pesona surgawi

ketika disapu air wudhu itu

menegaskan satu sikap

engkaulah Lelaki langit itu....

Padamulah ku ulurkan tali ukhuwah

ketika mata basah

ketika jiwa rindu

bagaimana tidak !!

bukankah Nabi kita telah mengatakan
yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani

"Barangsiapa yang sore hari, duduk kelelahan

lantaran pekerjaannya, yang telah dilakukannya

maka dia mendapatkan sore hari itu, dosa-dosanya

diampuni oleh Alloh SWT"

Merekalah Lelaki Senja

Pencari Maisyah

dimana Alloh meridhoi mereka..

dimana peluh-peluh itu adalah keringat cinta

pemberat amalan baik

ketika kita semua menghadapNya......


Kebun Cinta Kita Ya Ukhti


...................................................................

Jika kebun Itu memekarkan bunga,
maka Kupastikan Ia Tak Layu Selamanya......^_^,
inilah Kebun Cinta Kita...
dimana Alloh menatapnya dengan tatapan Cinta, maka bergeloralah rasa, maka terbitlah rindu, mengirimkan getar-getar dawai hati....

maka Berkatalah lelaki Sholeh ini....

"Maukah Engkau Menjadi Istriku..."
Ini adalah Impian di setiap sejarah Perjalanan hidup seorang Wanita

Di lamar
Di Pinang
Lelaki Sholeh
Siapa yang tak mau….!

Maka biarlah sejarah bercerita tentang kita
Tentang potret lelaki sholeh ini

)I(Muhammad, Lelaki Setia di sepanjang Sejarah Cinta)I(

Seperempat abad lamanya Rasulullah saw hidup bersama Khadijah. Perempuan agung yang pernah mendapatkan titipan salam dari Allah lewat malaikat Jibril ini menyimpan keagungannya begitu apik pada gabungan yang sempurna antara pesona jiwa dan raganya. Dua kali menjanda dengan tiga anak sama sekali tidak mengurangi keindahan fisiknya. Tapi apa yang menarik dari kehidupannya mungkin bukan ketika akhirnya pemuda terhormat, Muhammad bin Abdullah, menerima uluran cintanya. Yang lebih menarik dari itu semua adalah fakta bahwa Rasulullah saw sama sekali tidak pernah berpikir memadu Khadijah dengan perempuan lain. Bahkan ketika Khadijah wafat, Rasulullah saw hampir memutuskan untuk tidak akan menikah lagi.

Bukan cuma itu. Bahkan ketika akhirnya menikah setelah wafatnya Khadijah, dengan janda dan gadis, beliau tetap berkeyakinan bahwa Khadijah tetap tidak tergantikan. “Allah tetap tidak menggantikan Khadijah dengan seseorang yang lebih baik darinya,“ kata Rasulullah saw.

)I(Firasat sang Bunda Hasan Al Banna)I(

Tak ada nada indah yang mampu menandingi, keindahan lantunan nada-nada Cinta Allah dalam Al Qur’an. Ini pula yang menggetarkan kalbu Bunda Hasan Al Banna, Bagaimanapun juga, dirinya tahu Putranya itu sudah selayaknya Menikah, dan yang layak mendampinginya adalah, sosok muslimah yang bisa menjadi sandaran Hasan Al Banna, ketika dakwah memaksanya untuk jeda sejenak.

Maka aspek Ruhiyah, adalah wajib hukumnya, maka kecintaan pada Al Quran adalah parameter nilai untuk mengukurnya, maka lantunan indah tilawah quran itu adalah bukti konkret kecintaan pada kalam illahi ini. Dan inilah dasar pertimbangan Bunda Hasan Al Banna menjatuhkan pilihan, kepada wanita itu, untuk mendampingi putranya.

Maka sejarah mencatat, Hasan Al Banna, telah melakukan perannya dalam dakwah, menelurkan Cintanya pada Agama ini, Maka Lahirlah Ikhwanul Muslimin, Harokah Dakwah terbaik saat ini di bawah kaki langit, maka siapakah perempuan yang ada disampingnya.
Maka benarlah Firasat sang Bunda……

)I( Buah Cinta Zaid bin Haritsah)I(

Jika ada penyimpan Rahasia yang terjaga sangat baik, maka ini adalah orangnya Zaid bin Haritsah.
Beliau adalah anak angkat Rasulullah saw, sahabat juga orang yang sangat dikasihi dalam Islam.

Jika ada wanita yang sering Rasulullah saw sebut-sebut sebagai Ibu maka wanita ini lah orangnya

“Ummu Aiman adalah ibuku satu-satunya sesudah ibunda ku yang mulia wafat, dan satu-satunya keluargaku yang masih ada.”
Inilah Gambaran Kecintaan Rasulullah saw, kepada Ibu Susunya itu.

“Siapa Yang Mau Menikahi wanita Surga, maka Nikahilah Ummu Aiman” Seru Rasulullah saw
Maka Zaid bin Haritsah lah yang mengangkat tangan, ketika semua tangan ragu melihat perbedaan umur yang sangat jauh, dengan Ibu susuan rasulullah saw itu.

Tapi Allah mempunyai rencana lain, selisih dua generasi antara Zaid dan Ummu Aiman, mengundang Kebarokahan Allah, dengan hadirnya Putra Mereka yang bernama Usamah bin Zaid, Sang Panglima Perang Termuda dalam Sejarah Sahabat Nabi.
Di bawah bimbingan Ummu Aiman dan Zaid , Usamah tumbuh menjadi anak yang Sholeh

Dalam rekam sejarah di sirah nabawi kita lihat bagaimana
Usmah menangis, Waktu terjadi Perang Uhud, Usamah bin Zaid datang ke hadapan Rasulullah saw. beserta serombongan anak-anak sebayanya, putra-putra para sahabat. Mereka ingin turut jihad fi sabilillah. Sebagian mereka diterima Rasulullah dan sebagian lagi ditolak karena usianya masih sangat muda. Usamah bin Zaid teramasuk kelompok anak-anak yang tidak diterima. Karena itu, Usama pulang sambil menangis. Dia sangat sedih karena tidak diperkenankan turut berperang di bawah bendera Rasulullah.

Apa yang menggerakkan si kecil Usamah, kalau bukan bimbingan kedua orang tuanya yang sholeh
Maka benarlah ungkapan Rasulullah saw terhadap Usamah….

“Al-Hibb wa Ibnil Hibb” (kesayangan anak kesayangan).
Usamah lahir dari buah Cinta Lelaki Sholeh Zaid bin Haritsah…
Yang meletakkan cinta di tempat semestinya…..

)I( Kebun Cinta Kita Ya Ukhti…Komitmen Lelaki Surga)I(

Cinta adalah kata yang mewakili seperangkat kepribadian yang utuh: gagasan, emosi dan tindakan. Gagasannya adalah tentang bagaimana membuat orang yang kita cintai tumbuh dan berkembang menjadi baik, dan berbahagia karenanya. Ia juga emosi yang penuh kehangatan dan gelora karena seluruh isinya adalah semata-mata keinginan baik. Tapi ia harus mengejawantah dalam tindakan nyata. Sebab gagasan dan emosi tidak merubah apa pun dalam kehidupan kita kecuali setelah ia menjelma jadi aksi.

Maka Ucapan
“Aku Cinta Padamu”
Adalah deklarasi Kepribadian, juga pembuktian diri, di hadapan Allah, juga istrimu tentunya

Maka hanya lelaki sholeh saja yang mampu, membuat cinta istrinya terus berkembang
Tak menyusut dan habis

Maka ucapan di malam Pertama, tentang penjabaran Visi Surga, wajib hukumnya
Berbicaralah dari hati kehati, dengan istrimu
Berkomitmen.

Mengingat kembali perkataan kita sebelum akad di ucapkan
………."Maukah Engkau Menjadi Istriku..."
Ini adalah bentuk lain dari kata “Aku Cinta Padamu”
Disinilah pembuktian Deklarasi Kepribadian dilihat semua orang

Apakah Kebun Cinta itu menjadi layu, atau mekar mewangi

Rasulullah saw, Zaid Bin Haritsah, juga Hasan Al Banna, telah mengukir peran mereka sebagai lelaki Sholeh di pentas sejarah

Maka saat ini adalah Giliranmu……..

)I(hamzah)I(

Maukah Engkau Menjadi Istriku?

Tulisan ini adalah karya Ust. Hamzah Al mubarok, salahsatu teman FB gw.. So, disimak aja ya.. 




..........................
......................................
Kita tidak bicara tentang Ali yang memendam Gejolak Kepada Fathimah Putri Nabi saw.
Juga bukan kisah tentang Muawiyyah yang mencintai seorang gadis desa.

Bukan...!

Kita sedang bicara Generasi Dakwah saat ini
yang terhimpun dalam Harokah dakwah itu sendiri

Kelebihan kita dibanding orang yang tidak aktif dalam dakwah, ada pada dua hal ini
(1) Iman
(2) Jamaah

selebihnya, kita serupa dan sama dengan orang-orang tersebut

Tapi Iman itu bisa naik turun
dan Juga Jamaah dakwah itu bisa terlepas ikatannya

Di Celah itulah setan hadir
Merusak Niat awal yang mulia
mengkaburkan makna perjuangan
membutakan hati dan mata
satu sasarannya engkau bermaksiat

Lalu apa bedanya saat ini dirimu dengan orang yang tak aktif dalam dakwah??
Bukankah sungguh besar kebencian Allah...!

Inilah Tugas Berat Para Murobbi
Para Naqib
juga Para Guru Dakwah

Melihat
Memahami Gejolak Binaannya

Dan Juga disini dibutuhkan
Kesadaran, Para Kader Dakwah itu
jika diri sudah tak mampu menahan lagi
lalu mengapa berlama-lama dalam pijakan seribu Alasan??

Jangan biarkan engkau, menitipkan kata
menitipkan kalimat
menjadi paragraf
dan menarasikan Mimpi Indah tapi dusta
di jiwa-jiwa akhwat itu

Demi Allah...Ya Akhi..!
Tak boleh engkau melakukan itu...!!

ada tata kramanya
ada adabnya
inilah Izzah
Kemuliaan yang harus melekat pada setiap diri kader dakwah.

Jika hal itu tak bisa kau hindari
engkau terjebak dalam asumsi sesatmu
berkilah
dengan seribu dalil

Tapi disini saya Hamzah Al Mubarok
berani menyimpulkan
engkau tak lebih dari seorang Penumpang Gelap
dalam gerbong dakwah ini
benalu yang tak di inginkan kehadirannya

Wahai Akhi....!!
Apa susahnya mendatangi orang tuanya
lalu melamar dirinya
tak perlu dengan tebar pesona
lebih playboy dari playboy sejatinya

Malulah dirimu...!!
Pada Allah..!!
Pada RasulNya...!!
Pada para Penggerak Dakwah ini....!

Menikah bagi Kader Dakwah
adalah Keharusan
karena Meniukah itu adalah Dakwah Sendiri

Engkau Memilih akhwat yang aktif dalam dakwah
Menghadirkan Rumah Tangga Islami
Memunculkan anak-anak yang memberikan bobot pada bumi dengan kalimat Tauhid

itu semua adalah dakwah

Maka Jika Aktivis Dakwah Tak Mau Menikah..!!
atau menunda-nunda Pernikahan...!
atau bermaksiat dan tebar pesona....!!
Maka sejatinya mereka itu adalah Beban dakwah itu sendiri.

Wahai Akhi...!
Menikahlah...!!
Pilih akhwat-akhwat sholeha itu
Katakan lewat Murobbimu
naqibmu
atau orang tuanya....

"Maukah dirimu menjadi Istriku...."?
"Bersama meninggikan Kalimat Rabb kita..."!

Inilah Gemerlap Cinta
pada diri 2 Insan yang beriman...

Tahu menaruh cinta
tahu menjaga Izzah......

"Maukah engkau menjadi Istriku.."?

)I(Hamzah)I(

Selasa, 20 September 2011

7 Hukum di Alam Semesta




1. Hukum Sebab Akibat
Hukum ini merupakan hukum kehidupan yang fundamental. Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita memiliki sebab khusus. Pemikiran adalah sebab, dan kondisi adalah akibatnya. Maka apapun pemikiran yang Anda tebarkan akan berkulminasi pada suatu tindakan yang menimbulkan akibat. Inilah padanan mental dari hukum fisika Newton bahwa “setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sebanding dan berkebalikan”, dan hukum ini berlaku dengan prinsip yang sama.

Karena hukum alam tidak bisa dipastikan, maka penting bagi Anda untuk mengingat apa yang Anda inginkan dan bukan apa yang tidak Anda inginkan. Kualitas berbagai hubungan, misalnya, merupakan hasil dari apa yang telah Anda tebarkan dalam hubungan-hubungan tersebut.

2. Hukum Daya Tarik
Apa yang secara dominan Anda pikirkan akan menarik orang-orang dan lingkungan yang harmonis dengan pikiran-pikiran itu ke dalam kehidupan (seperti yang dikatakan dalam Law of Attraction). Secara metafisik, makin besar vibrasi yang Anda keluarkan, makin besar daya tariknya. Proses ini mirip dengan Hukum Resonansi.

Anda selalu menarik semua hal yang Anda pikirkan, baik itu positif maupun negatif. Akal sehat senantiasa mengatakan apa yang sebaiknya Anda kerjakan, meskipun seringkali terdapat kesepakatan yang mencegah Anda untuk melakukannya.

3. Hukum Kreativitas
Di luar dua energi interaktif, yin dan yang, jantan dan betina, muncul energi yang ketiga. Terdapat pasokan ide yang melimpah ruah, yang siap untuk Anda ubah, dan seluruhnya secara dramatis akan mengembangkan potensi, kebahagiaan, dan sukses Anda. Segala hal yang tercipta di dunia ini adalah hasil interaksi kedua energi yang saling bertentangan, tapi saling melengkapi. Keduanya berada dalam diri kita, tapi hanya akan efektif jika dimanfaatkan dan diseimbangkan.

4. Hukum Substitusi
Anda tidak bisa sekadar berhenti melakukan sesuatu. Keinginan kuat atau ketetapan hati sebesar apapun tidak akan tahan dengan kekosongan atau kevakuman yang terjadi terus- menerus. Untuk menghentikan suatu kebiasaan atau sikap, Anda mesti mencari penggantinya. Gantikan pemikiran tentang apa yang tidak Anda inginkan dengan pemikiran tentang apa yang Anda inginkan. Tidak ada sesuatu yang bisa menghilang sama sekali: sesuatu tersebut harus digantikan atau disalurkan ulang dengan substitusi.

5. Hukum Pelayanan
Berhentilah melayani orang lain dengan cara yang sebenarnya tidak Anda inginkan, karena imbalan yang Anda peroleh akan selalu sama dengan pelayanan Anda. Memberi perlakuan kepada orang lain di balik meja dengan cara yang sama dengan di depan meja, pada akhirnya akan berlangsung dengan prinsip yang sama. Anda akan selalu diimbali dengan proporsi yang persis sama dengan nilai dari layanan Anda kepada orang lain.

6. Hukum Penggunaan
Kekuatan alami apapun, bakat atau talenta, akan mengalami kemandekan jika tidak digunakan. Sebaliknya, akan menjadi semakin kuat jika makin sering dimanfaatkan. Ilustrasi yang sangat baik digambarkan dalam kisah seorang tua yang memperlihatkan kepada Rossetti, si pelukis terkenal, beberapa lukisan yang baru saja dibuatnya pada masa pensiun. Rossetti dengan sopan menjawab bahwa lukisan-lukisan itu biasa-biasa saja. Si lelaki tua kemudian memperlihatkan beberapa lukisan lain yang dibuat oleh seseorang yang lebih muda. Rossetti langsung memuji dan mengatakan bahwa di pelukis ini tentu sangat berbakat. Melihat orang tua itu memperlihatkan gejolak emosi, Rossetti pun bertanya apakah yang melukis itu anaknya. “Bukan. Itu lukisan saya sendiri sewaktu muda. Tapi saya tergoda untuk melakukan hal yang lain dan melupakan bakat melukis saya”, jawab si lelaki tua.

Bakat si lelaki tua telah melenyap. Manfaatkanlah, atau Anda akan kehilangan kekuatan alami itu.


7. Hukum Tujuh
Urut-urutan kejadian berjalan mengikuti Hukum Tujuh atau Hukum Oktaf. Saat not atau nada dasar dimainkan, setiap not diulang bunyinya beberapa kali dan kemudian menghilang intensitasnya. Hukum Tujuh berarti bahwa tidak ada kekuatan yang terus-menerus bekerja dengan arah yang sama. Setiap kekuatan bekerja dalam kurun waktu tertentu, kemudian menghilang intensitasnya, lalu berubah arah atau mengalami perubahan internal.

Tidak satu pun di alam ini yang berkembang mengikuti garis yang lurus. Dan demikian pula dengan kehidupan Anda. Tapi setelah Anda bisa menyesuaikan diri dengan prinsip-prinsip itu, Anda mengalir mengikuti arusnya, bukannya berlawanan.

Hukum Tujuh memperlihatkan bahwa tak ada satu pun kekuatan yang cuma berkembang ke satu arah, dan bahwa energi terus berkembang bahkan di tengah rintangan dan interval. Sebagaimana oktaf, segala sesuatu dalam kehidupan ini berjalan dengan vibrasi. Tanpa vibrasi takkan ada gerakan, dan dengan demikian tak ada aktivitas yang bisa berjalan dengan cara apa pun juga.Semoga menambah wawasan kita semua